Langkah Mudah & Tepat Budidaya Kakao

Please log in or register to like posts.
News

Budidaya tanaman kakao dapat dikembangkan dengan cara perbanyakan yaitu secara generatifmaupun vegetatif. Dalam budidaya tanaman kakao, anda perlu membuat naungan, karna apabila dalam pengembangan kakao tanpa naungan maka akan sulit berhasil. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi dua yaitu naungan sementara dan naungan tetap. Pemeliharaan tanaman kakao dilakukan penyulaman terhadap tanaman yang mati, selain itu juga dilakukan pemupukan dan pemangkasan.
Tanaman kakao ini juga merupakan perkebunan yang berprospek sangat menjanjikan. Coklat merupakan salah satu jenis makanan dan minuman yang sangat sekali digemari oleh seluruh dunia, coklat yang bisa nikmati dipasaran berasal dari biji pohon kakao yang nantinya diproses menjadi coklat dengan memiliki citarasa yang lezat. Buat anda yang ingin budidaya tanaman kakao berikut langkah langkahnya :

  • Syarat tumbuh tanaman kakao ialah :

– Memiliki curah hujan 1.100 hingga 3.000 mm per tahun
– Memiliki temperature 30 – 32 derajat celcius ( maksimum ) dan 18 – 21 derajat celcius ( minimum ).
– Memiliki tanah dengan pH 6 – 7.5
– Sedangkan lingkungan hidup tanaman kakao hutan tropis. ( naungan menghindari pencahayaan penuh ).

  • Persiapan Lahan

Untuk persiapan lahan dapat dilakukan dengan membersihkan lahan dan menggunakan tanaman penutup tanah seperti tanaman jenis polong-polongan serta dapat juga menggunakan tanaman pelindung seperti lamtoro, albazia dan gleresidae, yang mana tanaman ini ditanam setahun sebelum melakukan penanaman kakao, selanjutnya untuk pengolahan tanah dapat dilakukan dengan cara mekanis.

  • Pembibitan Kakao

Untuk bisa mendapatkan bibit kakao dengan cara generative bisa dapat dilakukan dengan penyemaian biji buah coklat kakao. Selain itu pembibitan juga bisa dilakukan secara vegetative dengan menggunakan teknik okulasi ataupun stek. Saat ingin menanam bibit kakao, sebaiknya pilih bibit kakao yang sudah berumur 4 – 5 bulan, memiliki ketinggian pohon 50 – 60 cm, memiliki daun dengan jumlah 20 – 40 helai dengan memiliki daun tua berjumlah 4 helai, serta memiliki batang yang berdiameter 8 mm dan bibit tersebut harus dalam keadaan sehat.

  • Teknik Penanaman

Untuk penanaman kakao terlebih dahulu buat ajir yakni bisa dari bambu dengan memiliki ketinggian 80 hingga 100 cm. cara penanaman kakao dilakukan dengan jarak tanam yakni 3 x 3 meter, 4 x 2 meter dan 3,5 x 2, 5 meter dengan memiliki ukuran lubang 60 x 60 x 60 cm. untuk jarak tanam bibit kakaon dapat berdasarkan pada bahan yang akan ditanam dan sesuai besar pohonya. Sedangkan untuk jarak tanam pohon pelindungnya ialah 1,5 x 1,5 meter tergantung areal yang akan digunakan. Dalam penanaman tanaman kakao ada empat model tanam yang biasa digunakan yaitu :

– Model tanam segi empat dan pohon pelindung segi empat
– Model tanam kakao segi empat dan pohon pelindung segi tiga
– Model tanam kakao berpagar ganda dan pohon pelindung segitiga
– Dan yang terakhir pola tanam kakao berpagar ganda dan pohon pelindung segi empat.

Baca Juga :

  1. Cara Budidaya Tanaman Cabai Merah Agar Panen Melimpah
  2. Cara Tepat Budidaya Tanaman Terong
  3. Menjaga Kualitas Hasil Panen Dengan Karung Waring
  4. Cara Budidaya Tanaman Anggrek

  • Pemeliharaan Tanaman Kakao

Untuk pemeliharaan tanaman kakao yang harus dilakukan ialah dengan cara melakukan penyulaman, pemangkasan, penyiangan, penyiraman, pemupukan, serta pengendalian terhadap hama dan penyakit yang menyerang tanaman kakao.

Penyulaman
Setelah penanaman selesai, lak kan pengontrolan tanaman secara rutin. Segera lakukan penyulaman apabila terdapat tanaman yang mati, akibat terserang penyakit atau tanaman yang pertumbuhannya kurang baik.

Penyiraman
Lakukan penyiraman apabila dibutuhkan, tanaman kakao yang baru dipindah sangat sensitif terhadap cuaca da sangat membutuhkan air untuk pertumbuhannya. Namun lebih baik lakukan penyiraman sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

Pemangkasan
Hal ini dilakukan pada tanaman pelindung dan tanaman kakao, pemangkasan untuk pohon pelindung bertujuan supaya bisa berfungsi dalam tempo yang lama. Sedangkan untuk pemangkasan pada tanaman kakao itu sendiri merupakan usaha untuk meningkatkan produksi dan mempertahankan umur ekonomis tanaman dengan melakukan pemangkasan akan mencegah serangan hama dan penyakit, membentuk tajuk pohon, memelihara tanaman dan memacu produksi.

Penyiangan
Penyiangan dilakukan dengan tujuan untuk membersihkan dan membuang gulma yang mengganggu tanaman kakao.

Pemupukan
Pada tahap ini dilakukan dengan cara ditugal, pemupukan yakni dengan pemupukan dengan menggunakan pupuk seperti urea, tsp, kci dan kieserite dengan dosis pupuk berdasarkan umur tanaman kakao tersebut.

Pengendalian Hama Dan Penyakit
Untuk pengendalian hama & penyakit pada tanaman kakao dapat dilakukan dengan sanitasi lahan, pemangkasan pada tanaman yang terserang penyakit lalu dibakar menggunakan pestisida. Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kakao ialah ulat kilan, ulat jaran atau kuda, parasa lepida dan ploneta diducta, kutu – kutuan, helopeltis antonii, ngengat buah, penyakit busuk buah dan jamur upas.

  • Panen Dan Pasca Panen

Pemanenan kakao dilakukan dengan cara memotong tangkai buahnya dan menyisakan sepertiga bagian tangkai buah yang sudaah masak. Buah kakao yang dipetik harus sudah berumur 5,5 hingga 6 bulan sejak berbunga, dan berwarna kuning atau merah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *