5 Hama yang Kerap Menyerang, Saat Menanam Cabai di Rumah

Please log in or register to like posts.
News

Cabai maupun cabai merah ialah tanaman buah beranggota genus Capsicum. Pada bagian buahnya bisa dikelompokkan pada kategori sayuran ataupun bumbu, tergantung dengan bagaimana Anda memanfaatkannya.

1]. Ulat Grayak
Ulat ini termasuk hama yang bakal jadi kupu-kupu yang umumnya menaruh telur dengan berkelompok pada atas daun maupun tanaman. Larva ulat ini bakal berubah menjadi pupa atau kepompong yang bentuknya di bagian bawah permukaan tanah.

Penanganannya : Secara mekanis, mengumpulkan beberapa telur serta ulat-ulat serta atau langsung dibasmi saja. Sedangkan kultur teknis, dengan menjaga kebersihan pada kebun dari sisa-sisa tanaman serta gulma yang akab jadi area persembunyian hama, dan juga mengerjakan rotasi tanaman cabai.

2]. Kutu Daun
Hama ini bisa menjangkit tanaman cabai dengan mengisap cairan pada daun, tangkai, pucuk, bunga atau juga pada tanaman yang lain. Serangan yang berat bisa mengakibatkan bagian daun melengkung, keriting, belang kekuningan serta fatalnya bisa merontokan, maka tingkat produksi pada tanaman cabai dapat menurun.

3]. Lalat Buah
Hama lalat buah bisa menyebabkan buah cabe mengalami kebusukan buah. Cabai yang dijangkit lalat buah bakal jadi bercak bulat, berlubang kecil serta lalu bakal membusuk. Cabai yang menjangkit bakal dihuni larva yang bisa mengakibatkan seluruh bagian buah cabai rusak, busuk, serta berguguran.

Pengendalian : Teknis kultur, yakni dengan cara pergiliran tumbuhan yang bukan pohon inang. Sedangkan teknik mekanis, yakni dengan cara mematikan buah cabai yang terjangkit lalat buah. Atau juga secara kimiawi yakni dengan cara memasang perangkap beracun seperti protein hydrolisat.

4]. Thrips
Gejala yang sering ditimbulkan oleh hama thrips ialah mulanya timbul adanya noda-noda keperakan di bagian daun muda, sebab adanya bekas luka serangan hama thrips. Noda keperakan itu bakal menjadi coklat. Dampak serangan yang berat, bisa menyebabkan daun mengeriting ke atas.

Penanganan: Kultur teknis, yakni dengan cara pergiliran tumbuhan ataupun mengatur bagian rotasi tumbuhan yang bukan keluarganya. Serta mengatur waktu penanaman yang ideal, memakai plastik mulsa hitam perak di bagian lahan tanam. Sedangkan secara kimiawi, yakni dengan disemprotkan cairan insektisida yang bahannya seperti aktif asetat dan lain-lain.

5]. Tungau
Tungau memiliki ukurang relatif kecil, namun bersifat pemangsa berbagai jenis tanaman. Serangga berukuran dewasa bisa memiliki panjang + 1 mm, bentuknya serupa dengan laba-laba, serta aktif pada siang hari. Tungau bertahan hidup berkisar selama 14-15 hari. Penanganan : Hama tungau bisa dikerjakan pembasmian dengan cara menyemprotkan cairan insektisida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *