Budidaya Tanaman Pedas Dari Jepang

Please log in or register to like posts.
News

Wasabi dikenal sebagai salah satu tanaman yang susah ditanam. Tanaman ini butuh lingkungan yang lembap dan suhu sedang serta cenderung berisiko terserang hama sekiranya ditanam dalam jumlah banyak. Namun keuntungan menanam wasabi lebih besar diperbandingkan kesulitannya, sebab wasabi mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan dan rasanya yang segar, pedas, dan manis yang tidak terdapat di tumbuhan lain. Jika Anda ingin menanam wasabi anda juga harus siap menghadapi beberapa tantangan, karena dalam menanam wasabi sebaiknya dilakukan di dalam situasi yang hampir mirip dengan alam liar.

 

~ Ciptakan Lingkungan yang Ideal

 

1. Cari tempat yang lembap dan bertemperatur sedang.

Wasabi berasal dari Jepang dan paling bagus tumbuh di iklim berair dengan suhu antara 7 – 21°C. Wasabi benar-benar sensitif dan tidak akan tumbuh di lingkungan yang temperaturnya tidak stabil.
Wasabi alaminya tumbuh di lingkungan berair, seperti hutan yang cuacanya lembap dan tanah yang berpengairan bagus.
Di Amerika Serikat, kawasan Pacific Northwest dan the Blue Ridge Mountains adalah model lokasi yang pas untuk menanam wasabi, tetapi banyak pula lokasi di negara lain yang juga sesuai menjadi tempat untuk menanam wasabi.

2. Perhatikan pengatur suhu.

Jika Anda berada pada daerah yang sekitarnya memiliki suhu tidak sesuai dengan wasabi, maka Anda harus membuat suhu yang sesuai untuk wasabi secara manual. Salah satunya dengan sistem membangun rumah hijau yang bisa menangkap panas dan kelembapan, sehingga suhunya bisa dikuasai. Sekiranya Anda menetapkan untuk mengaplikasikan rumah hijau, atur suhunya di kisaran 7 – 21°C.
Sekiranya Anda tinggal di kawasan yang temperaturnya cenderung dekat dengan suhu pas yang diperlukan wasabi, maka Anda tidak memerlukan rumah hijau. Sekiranya tinggal di kawasan panas, gunakan kain sebagai atap tambahan supaya tanaman Anda tidak kepanasan. Dan sekiranya tinggal di kawasan dingin, selimuti tanaman Anda sekiranya suhu turun.

3. Pilih lokasi yang tidak terkena cahaya sang surya segera.

Di alam liar, wasabi tumbuh di bawah bayang-bayang pohon-pohon tinggi, sehingga hanya sedikit cahaya sang surya yang menyinari. Untuk penanaman wasabi pada area sekitar rumah, coba untuk menjadikan situasi ini dengan menanam wasabi di bawah pohon mengaplikasikan kanopi buatan yang terbuat dari paranet untuk mencegah cahaya sang surya yang berlebihan.
Jika penanaman di dalam greenhouse, sebaiknya wasabi juga diberi perlindungan dari cahaya matahari yang berlebihan penggunakan plastik uv. Tempatkan di bawah tanaman tinggi atau dekat jendela supaya tidak kena cahaya matahari segera.

4. Campur tanah dengan pupuk.

Pakai campuran pupuk organik dan kaya belerang. Komposisi tanah dan pupuk setinggi 25 cm untuk menjadikan tanah yang sehat dan mempunyai pH 6 atau 7. PH yang pas bisa menyempurnakan lingkungan untuk tumbuhnya wasabi.

5. Pastikan tanahnya tidak tergenang air.

Wasabi membutuhkan kelembapan, tetapi tanah area penanaman tidak boleh tergenangan. Untuk mengecek apakah perembesan tanahnya bagus, siram dengan air dan observasi apakah airnya bisa meresap. Sekiranya absorpsinya lambat, tambahkan kompos. Namun sekiranya bisa teresap dengan bagus, tanahnya telah sesuai untuk wasabi.
Menanam wasabi dekat kolam atau sumber air mengalir bisa dicoba. Dengan cara itu, maka tanah untuk menanam wasabi akan tetap lembap serta absorpsinya dapat terjaga dengan bagus.
Anda juga bisa menanam wasabi dekat air terjun yang secara reguler mencipratkan air ke tanaman.

~ Menanam dan Merawat Wasabi

1. Pesan benih wasabi jauh-jauh hari.

Bibit wasabi susah dijumpai, kebanyakan orang mengordernya secara online. Akhir musim gugur merupakan waktu terbaik untuk wasabi berkembang karena wasabi butuh musim dingin untuk mengembangkan akarnya. Dikala bibitnya datang, pastikan dia tetap lembap dan tanam dalam waktu 48 jam.

2. Tanam benih wasabi.

Malam sebelumnya, tempatkan benih di dalam mangkok dan rendam dalam air. Rendam benih semalaman sebelum ditanam supaya bibitnya lembut dan mudah untuk tumbuh. Tabur benih di tanah dengan jarak 2 – 3 cm dan tekan perlahan masuk.

 

3. Jaga tanah dan bibitnya lembap.

Wasabi termasuk tumbuhan semi-akuatik yang perlu terus dikasih air untuk tumbuh. Usahakan untuk memberikan asupan air tiap-tiap hari dari sumber air natural, seperti air terjun atau air yang mengalir. Jaga tanaman jangan sampai mengalami kekeringan, jika itu terjadi maka wasabi akan cepat untuk mati.
Padahal wasabi perlu berada dalam situasi berair, tetapi bukan berarti wajib disiram air berlebihan. Jangan menyiram dengan seember air tetapi cukup percikkan tanaman wasabi dengan sedikit air satu kali sehari, secara rutin ketika cuaca sedang panas-panasnya.
Perhatikan jangan sampai wasabi ditumbuhi lumut dan penyakit tanaman lainnya. Sekiranya tanaman Anda berubah warna atau keriput, jauhkan dari tanaman lainnya

4. Pangkas benalu yang tumbuh.

Ini supaya akar wasabi punya ruang cukup untuk tumbuh. Karena tanah untuk menanam wasabi harus terus dijaga kelembapannya, maka benalu akan cenderung berkembang lebih cepat. Dengan memangkasnya secara rutin, Anda akan mengatur pertumbuhan tanaman yang bisa menimbulkan kondisi susah hal yang demikian.

~ Memanen dan Mengaplikasikan Wasabi

1. Rawat tanaman Anda selama dua tahun sebelum masa panen.

Wasabi tidak akan mengeluarkan rasa khasnya sebelum ia dapat tumbuh sekitar 24 bulan lamanya. Selama masa ini berlangsung, wasabi akan tumbuh setinggi kurang lebih sekitar 1 meter serta lebar sekitar 2 meter. Ia akan berhenti tumbuh tinggi dan mulai menumbuhkan akar yang menyerupai wortel, jauh di dalam tanah.

2. Keluarkan akar atau batang akar yang telah dewasa.

jika wasabi memiliki panjang sekitar 7-8 cm, maka wasabi siap dipanen. Pakai sekop yang panjang dan ramping untuk mengeluarkannya. Jaga supaya akar tetap utuh ketika Anda keluarkan dari tanah.

3. Tinggalkan sebagian tanaman untuk kembali tumbuh.

Wasabi yang tersisa akan tumbuh dan memproduksi benih baru. Maka Anda tidak perlu bersusah payah untuk memesan atau membeli kembali benih wasabi yang baru.
Sekiranya tanaman baru mulai tumbuh, pisahkan masing-masing benih sekitar 10 cm supaya ada cukup ruang untuk tumbuh. Sekiranya terlalu sempit, tanaman akan kencang mati.

4. Jika ingin menkonsumsi wasabi.

Caranya sangat mudah cukup bersihkan akar lalu buang segala daunnya. Untuk merasakan wasabi yang segar dan rasanya tajam, potong sebanyak yang Anda inginkan. Rasa panasnya akan sirna setelah sebagian jam, jadi pastikan Anda memotongnya sebanyak yang Anda perlukan.

5. Simpan wasabi untuk diaplikasikan kembali.

Wasabi yang segar bisa disimpan di kulkas selama satu atau dua bulan sebelum membusuk. Jika ingin mengawetkan wasabi, maka keringkan dahulu kemudian giling sampai menjadi bubuk. Dikala ingin mengaplikasikan, campur dengan sedikit air dan aduk sampai menjadi pasta.

Untuk Info selengkapnya silahkan klik saja DISINI. Update harga Plastik UV silahkan klik DISINI.
Sedangkan Cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami:
SMS/Call/WA: 08123-258-4950 | 0877-0282-1277 | 0852-3392-5564
Phone/fax: 031-8830487
Email: limcorporation2009@gmail.com

#Dapatkan update info pertanian & perkebunan disini http://bit.ly/2eF5TlK.

# Kunjungi juga blog kami tentang produk pertanian lainnya, di www.agrobis99.com

@ULM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *