Yang Perlu Diperhatikan Dalam Budidaya Aquaponik Dan Sistem Yang Digunakan

Please log in or register to like posts.
News

10 hal yang perlu diperhatikan untuk sistem aquaponik yang dapat mempengaruhi hasil pertumbuhan dan perkembangan tanaman maupun ikan sebagai berikut :

  • Gunakan rasio pakan ikan untuk menghitung jumlah tanaman
    Rasio pakan ikan adalah perbandingan jumlah pakan ikan yang diberikan pada ikan yang berada di kolam terpal.Dilakukan karena untuk menentukan seberapa banyak jumlah tanaman yang harus ditanam untuk dapat memfilter atau menyaring sisa makanan yang tertinggal dalam air serta kotorannya. Misalnya saja rasio yang digunakan dalam sistem deep water culture atau floating raft dimana ikan diberi makan 1000 gram perhari maka jumlah tanaman yang ditanam secara keseluruhan adalah 17 m2.

 

  • Atur jadwal pemberian makan ikan dan banyaknya makanan yang diberikan
    Agar lebih teratur maka usahakan pemberian makanan dilakukan dalam waktu yang sama dan jumlah yang sama setiap harinya. Tujuannya untuk menjaga pertumbuhan ikan dan mengurangi resiko ikan yang mati.

 

  • Tambahkan suplemen nutisi jika perlu
    Tanaman yang ditanam dengan metode aeroponik memang mendapat pasokan nutrisi dari air yang berasal dari kolam terpal ikan, akan tetapi beberapa nutrisi seperti zat besi, kalsium dan potassium sangat rendah kadarnya sehingga petani dapat memberikan suplemen langsung pada pada tanaman.

 

  • Pastikan aerasi terjaga dengan baik
    Salam sistem akuaponik, aerator adalah salah satu alat yang penting untuk menjaga kadar oksigen dalam air. Tanpa aerasi yang baik, tanaman dan ikan rentan mengalami kematian, oleh sebab itu cek selalu apakah aerasi pada kolam terpal ikan berjalan dengan lancar.

 

  • Bersihkan kolam secara teratur
    Bersihkan sisa makanan dan kotoran yang menumpuk di dasar kolam terutama jika kolam berukuran kecil. Kotoran yang mengendap dalam kolam terpal dapat menyebabkan timbulnya bakteri dan menyebabkan penyakit pada ikan dan tanaman.

 

  • Perhatikan agregat media tanam
    Beberapa media tanam cocok digunakan dalam sistem akuaponik namun media tersebut harus dikontrol secara rutin apakah terjadi penyumbatan atau tidak karena penyumbatan media tanam dapat menyebabkan minimnya penyaringan dan matinya akar tanaman karena tidak mendapat cukup oksigen.

 

  • Gunakan pipa dengan ukuran yang lebih besar
    Seperti NTF atau EBB and flow sebaiknya gunakan pipa yang cukup besar sehingga tanaman mendapat tempat dan rongga yang cukup untuk tumbuh dan air yang berasal dari kolam terpal dapat mengalir dengan lancar.

 

Baca Juga :

Macam-macam Hama Pada Sayuran Bayam
Berikut Macam-Macam Tanaman Hidroponik
Cara Budidaya Paprika
Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Jeruk

 

  • Gunakan hanya pestisida organik
    Jangan menggunaan pestisida kimia pada pertanian yang menggunakan sistem akuaponik karena bahan kimia yang digunakan dapat mengendap pada tanaman dan terbawa aliran air. Zat kimia tersebut jika terakumulasi dapat meracuni ikan dan menyembabkan kematian. Sebaiknya gunakan pestisida organik atau membuata greenhouse dari insectnet jika tanaman memang terkena hama yang tidak dapat dikontrol.

 

  • Kontrol pH secara rutin
    PH air kolam penampungan haruslah berkisar 6 hingga 7 karena jika pH terlalu tinggi atau melebihi 7 nutrisi tidak akan terserap dengan baik sehingga tanaman dapat mengalami defisiensi nutrisi. Jika pH terlalu rendah, amonia yang dihasilkan terlalu banyak dan dapat menyebabkan keracunan pada ikan.

 

  • Gunakan satu pompa untuk seluruh perangkat
    Pakar akuaponik dari California Amerika Serikat, Dean farrel menyarankan untuk menggunakan satu pompa air untuk keseluruhan sistem agar dapat berjalan dengan efisien dan tentunya lebih hemat. Pompa juga salurannya dapat diatur sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman sekaligus menyaring air yang nanti akan kembali ke kolam ikan.

Untuk Info selengkapnya silahkan klik saja DISINI. Update Harga Plastik UV  silahkan klik DISINI.
Sedangkan Cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami:
SMS/Call/WA: 08123-258-4950 | 0877-0282-1277 | 0852-3392-5564
Phone/fax: 031-8830487
Email: limcorporation2009@gmail.com

# Dapatkan update info pertanian & perkebunan disini http://bit.ly/2eF5TlK.

# Kunjungi juga blog kami tentang produk pertanian lainnya, di www.agrobis99.com

Sistem aquaponik

 

  • Akuaponik Bermedia
    Media tanam yang digunakan berbentuk kerikil, expand clay, atau media lain yang serupa. Sistem ini dapat dikatakan paling pas bagi Anda para pemula yang ingin memelihara ikan dengan cara aquaponik.

 

  • Deep Water Culture.
    Sistem ini kerap dipakai untuk akuaponik dengan taraf komersial. Prosesnya dengan memompa air dari tangki ikan melewati sistem filtrasi. Selanjutnya air dipompa ke saluran panjang dimana rakit terapung yang berisi tanaman terdapat permukaan air.

 

  • Nutrient Film Technique.
    Sistem ini sebenarnya paling pas digunakan untuk tanaman, dimana sayuran dan daun menjadi yang paling harmonis jika di tanam dengan cara sistem NFT. Dalam sistem NFT, air yang kaya akan nutrisi dipompa ke selokan kecil yang tertutup. Air mengalir menuju selokan yang berbentuk aliran yang dibuat tidak mengalir dengan kencang. Tanaman ditempatkan dalam wadah plastic kecil yang sangat mungkin akarnya menyentuh air.

Terima Kasih Telah Membaca Artikel Ini “Yang Perlu Diperhatikan Dalam Budidaya Aquaponik Dan Sistem Yang Digunakan”. Jangan Lupa Baca Juga Web Kami Yang Lain.

See U Again

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *