Menanam Dan Budidaya Blewah

Please log in or register to like posts.
News

Blewah adalah tanaman buah yang menjalar, kelompok tanaman buah yang dimanfaatkan daging buahnya sebagai campuran minuman segar seperti es dan sop buah. Blewah sendiri masih masuk dalam keluarga buah melon, waluh, dan semangka. Pada umumnya blewah berbentuk bulat besar atau lonjong dengan warna kuning dan terdapat bercak kehijauan. Buahnya yang segar, banyak mengandung air, beraroma khas segar, dan mempunyai biji yang banyak seperti melon. Buah ini sangat mudah dijumpai dijual di pasar-pasar tradisional, sebab dibandingkan melon atau semangka, blewah perawatannta cukup mudah. Banyak pula petani yang membudidayakannya untuk dijual secara komersil. Buah blewah sangat bagus dikonsumsi karena buah ini menyimpan banyak serat, provitamin A, dan mineral kalium. Buah ini biasanya ditanam di musim kemarau sebab blewah tidak tahan terhadap air yang berlebih. Jika blewah mendapat air berlebih maka rasa dan aroma buahnya kurang nikmat. kecuali jika ditanam di musim hujan maka prosentase buah yang tumbuh baik sangat sedikit. Agar lebih jelasnya berikut adalah panduannya.

  •   Baca Juga: 

Buah Juwet Ini Sangat Kaya Akan Manfaat,Namun Banyak Dilupakan Masyarakat!
Rahasia Dalam Budidaya Petai Agar Cepat Berbuah
Beginilah Bagaimana Cara Membudidayakan Mahkota Dewa Dalam Pot Atau Polybag
Langkah Jitu Budidaya Buah Asam

Persiapan Lahan

Siapkan tempat untuk menanam dan membajak atau mencangkul tanah yang lebih dulu diberi pupuk kandang/kompos sebagai pupuk dasar. Jika tanah keadaannya terlalu asam tambahkan dolomit/kapur pertanian. Setelah itu buatlah lubang tanam 30 cm dan berilah pupuk urea dengan dosis 200 kg/hektar. Dosis bisa disesuaikan dengan kondisi lahan tanam, bila sudah cukup subur maka dosisnya dikurangi, dan jika telalu gersang bisa ditambahkan.

Penanaman

Pertama-tama rendam benih dengan air selama sehari semalam. Selanjutnya angkat dan tiriskan, kemudian masukkan 2 – 3 benih blewah ke dalam lubang tanam yang sudah dibuat. Timbun kembali dengan tanah tetapi jangan di padatkan agar benih dapat tumbuh menembus tanah. Atur jarak tanam blewah sekitar 70 cm agar antar blewah bisa tumbuh subur dan baik. Siram secara teratur untuk melidungi kelembapan tanah selama 2 minggu penanaman.

Perawatan Tanaman Blewah

Perawatan yang dilakukan adalah pemupukan pada saat blewah berumur 7 hari, 20 hari, dan 35 hari. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik (kotoran ayam) maupun pupuk buatan (urea) yang telah dilarutkan dengan air. Pemberinan pupuk dilaksanakan dengan cara disiramkan ke seluruh tanaman buah blewah secara menyeluruh dengan memakai sprayer. Lakukan juga penyiangan secara berkala saat gulma dan rumput liar mulai tumbuh. Selanjutnya lakukan peyiraman tanaman hanya saat cuaca panas atau kondisi tanah sudah mulai kering. Jauhkan dari hama penyakit yang bisa mengganggu pertumbuhan blewah. Apabila tamanan buah blewah terserang hama atau penyakit gunakan pestisida atau obat sesuai ketentunan yang tepat.

Panen

Blewah sudah mulai bisa dipanen ketika berumur 50 hari setelah masa tanam. Jika dilakukan perawatan yang baik dan rutin, dalam sekali tanam bisa terjadi dua kali masa panen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *