Cara Budidaya Kacang Hijau Agar Panen Melimpah

Please log in or register to like posts.
News

Kacang hijau dalam bahasa latinya adalah Vigna radiate, tumbuhan yang tergolong kacang-kacangan. Kacang hijau tumbuh dan dikenal di berbagai daerah tropis seperti di Indonesia. Dalam pemanfaatannya kacang hijau banyak digunakan sebagai bahan pangan tambahan karena kandungan protein nabati pada kacang hijau cukup tinggi. Kacang hijau lebih banyak dibudidayakan di Indonesia karena untuk komoditasnya satu ini cukup tinggi dan harganya juga tidak berfluktuasi seperti kedelai.

Budidaya kacang hijau sendiri tidaklah begitu sulit, semua orang dapat membudidayakannya asalakan memiliki referensi yang baik. Artikel tentang budidaya kacang hijau ini mungkin dapat menjadi acuan yang baik untuk anda yang berminat membudidayakan kacang hijau.

1. Persiapan Lahan Budidaya

Langkah awal dalam budidaya kacang hijau adalah mempersiapkan media tanamnya. Kacang hijau termasuk tanaman yang budidayanya memiliki kriteria tanah tersendiri. Jenis tanah yang baik bagi kacang hijau adalah jenis tanah liat yang memiliki banyak unsur organik didalamnya serta memiliki sistem drainase yang baik. Tingkat keasaman pH harus berkisar 6,5-7,0.

Budidaya kacang hijau dapat dilakukan pada bekas lahan yang ditanami padi namun dengan persyaratan kacang hijau sudah harus ditanam setelah 5 hari tanaman padi atau jagung dipanen. Akan tetapi untuk anda yang tidak memiliki lahan bekas padi atau jagung, pengolahan tanah harus dilakukan dengan cara membajak lahan tanam. Pengolahan tanah untuk budidaya kacang hijau dapat dilakukan dengan cara membajak lahan dengan cara mencangkulnya. Berikan pupuk kandang sebagai pupuk dasar dalam budidaya kedelai. Biarkan lahan tanpa perlakuan apapun selama seminggu agar tanah dapat tercampur sempurna dengan pupuk kandang.

Langkah berikutnya buatlah batas dengan lebar 1 m tinggi 0,5 m dan jarak antar pembatas adalah 150cm sedangkan untuk panjang dapat menyesuaikan luas lahan. Selanjutnya buat lubang tanam 20 x 20 cm. Kacang hijau ditanam dengan cara tugal maka pada buatlah 3 buah lubang tanam, satu lubang untuk benih dan dua lainnya untuk pupuk.

Pembenihan kacang hijau dilakukan dengan cara membasuh bibit kacang hijau dengan air lalu dikeringkan dan didiamkan paling lama satu hari hingga benih kacang hijau keluar kecambah.

  • Baca Juga :

Beginilah Cara Budidaya Buah Surga (Buah Tin)
Rahasia Dalam Budidaya Petai Agar Cepat Berbuah
Lim Corporation | Produsen Terpal Plastik Kualitas China & Korea
Beginilah Cara Mudah Untuk Budidaya Tanaman Mengkudu

2. Penanaman Bibit Kacang Hijau

Setelah benih yang disemai telah berkecambah maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menanam bibit tersebut pada lubang tanam. Taruh 2 – 3 bibit kedalam 1 lubang tanam lalu tutup kembali bibit dengan tanah tipis. Selanjutnya masukkan pupuk pada dua lubang lainnya dan tutup kembali dengan tanah. Siram lubang tanam dengan air secukupnya agar tanah lembab.

3. Perawatan Budidaya

Penyiraman

Penyiraman dilakukan dengan melihat kondisi cuaca. Apabila cuaca panas ketika musim kemarau maka kacang hijau harus disiram palin tidak 2 kali sehar pagi dan sore. Apabila turun hujan penyiraman dapat melihat keadaan lahan terlebih dahulu, apabila hujan terjadi cukup lama dan membuat tanaman basah sekali maka penyiraman tidak perlu dilakukan pada hari tersebut.

Penyulaman

Penyulaman bertujuan untuk mengganti bibit yang mati atau gagal tumbuh. Penyulaman dapat dilakukan ketika tanaman telah berumur 2 minggu, perhatikan dengan jeli kondisi tanaman yang gagal tumbuh atau perkecambahannya layu. Selajutnya cabut tanaman tersebut dan diganti dengan bibit yang baru.

Penyiangan Gulma

Penyiangan dapat dilakukan satu sampai 2 minggu sekali. Penyiangan pertama dilakukan bersamaan dengan proses penyulaman agar lebih efektif. Jaga gulma agar tidak tumbuh disekitar area pertanaman. Apabila gulma tumbuh secara berlebihan maka yang akan terjadi tanaman kacang hijau tidak mendapat pasokan unsur hara yang cukup. Seharusya penyiangan dilakukan dengan baik dan tepat waktu.

Pemupukan

Pemupukan susulan dilakukan ketika tanaman kacang hijau berumur 30 hari ketika tanaman sudah mulai berbunga. Pupuk yang digunakan adalah pupuk Urea 60 kg/ha, TSP 100 kg/ha dan KCL 50 kg/ha. Pemupukan sendiri dilakukan dengan memasukkan pupuk pada lubang pupuk yang telah disiapkan ketika proses persiapan lahan. Masukkan bibit kelubang tersebut dan tutup kebali dengan tanah.

4. Pemanenan Kacang Hijau
Pemanenan dapat dilakukan ketika tanaman telah berumur 3-4 bulan. kacang hijau yang sudah siap dipanen adalah kacang hijau yang polongnya sudah mulai mengering dan mudah pecah. Panen kacang hijau dapat dilakukan setiap hari pada waktu pagi hari. Cara panennya sendiri dapat dilakukan hanya dengan mengambil polong kacang hijau.

Setelah polong kacang hijau dipetik lalu dijemur selama 5-6 jam pada matahari terik apabila polong telah benar-benar mengering lalu pukul-pukul polong dengan kayu agar biji dapat keluar. Berikutnya biji yang telah keluar dimasukkan kedalam karung dan siap dipasarkan.

Sekian Dari Artikel Saya, Semoga Bermanfaat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *