Rahasia Dalam Budidaya Petai Agar Cepat Berbuah

Please log in or register to like posts.
News

Petai merupakan tanaman tahunan yang berasal dari suku Fabaceae atau polong-polongan, anak suku Mimosoidae atau petai-petaian. Tanaman petai dapat tumbuh hingga ketinggian sekitar 20 meter. Daunnya majemuk dan tersusun sejajar, bunganya mumcul dibagian dekat ujung ranting. Buah petai besar, memanjang dan bertipe buah polong.

Bagian buah petai yang dikonsumsi adalah bijinya. Biji tersebut disantap saat masih muda, baik itu dimakan langsung sebagi lalapan, direbus, dimasak dengan sayuran lain dan lain sebagainya.

Buah petai banyak disukai oleh banyak orang meskipun memiliki aroma yang sangat khas. Maka dari itu, banyak orang yang mencoba membudidayakan petai untuk dijadikan peluang usaha mereka. Berikut adalah Cara Budidaya Petai:

1. Persiapan Bibit Petai
Bibit petai didapatkan dengan cara okulasi dan juga menggunakan biji. Namun yang paling banyak digunakan adalah melalui cara okulasi karena dengan cara tersebut, tanaman petai akan lebih cepat berbuah. Berikut adalah cara mendapatkan bibit :

-Siapkan batang bawah hasil semai biji atau dari tanaman petai yang tumbuh liar
-Kemudian masukan dalam polybag semai.
-Carilah tunas dari tanaman petai yang telah berbuah
-Sayat batang hasil semai tersebut dengan ukuran tertentu.
-Kulit tunas yang berasal dari tanaman induk petai disayat juga dengan ukuran yang sama .
-Tempelkan sayatan tunas dengan semaian bawah lalu ikat dengan tali.
-Bibit yang minimal telah berumur 6 bulan dapat di pindah tanamkan pada lahan tanam. Jika anda tidak mau repot, anda bisa membeli bibit di toko tanaman.

2. Persiapan Lahan Tanam
Lahan yang akan digunakan untuk tempat budidaya tanaman petai, diolah terlebih dahulu dan pastikan lahan tersebut memiliki tanah yang subur dan berada di ketinggian sekitar 10-80 mdpl.

 

Bersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnnya. Setelah itu gemburkan tanah dengan cara dicangkuli. Seandainya tanah pada lahan memiliki pH yang kurang sesuai maka lakukan pengapuran. Selanjutnya buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 40 cm. Setelah lubang jadi, berilah pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang.

3. Penanaman Tanaman Petai
Setelah semua siap, segera lakukan penanaman. Lepaskan polybag dengan hati-hati jangan sampai media semainya Rusak. Kemudian masukkan bibit pada lubang tanam yang telah disediakan, lalu timbun kembali dengan media hasil galian lubang tanam , jangan sampai menutupi bekas okulasi karena dapat menyebabkan tumbuhnya jamur. Jika sudah, selanjutnya lakukan penyiraman.

4. Perawatan Tanaman Petai

-Pemupukan
Setelah tanaman petai berumur sekitar 4 bulan, lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos. Pembubuhan pupuk yang baik dan benar dilakukan dengan membuat lubang disekeliling tanaman petai, jika pupuk sudah ditabur tutup kembali dengan tanah galian.

-Penyiangan
supaya tumbuhan berkembang dengan baik, lakukan penyiangan terhadap gulma atau tanaman lainnya yang tumbuh disekitar tanaman agar nutrisi yang dibutuhkan tanaman tidak berebut dengan gulma tersebut.

5. Pemanenan Petai
Tumbuhan petai yang berkualitas, baik, dan bagus akan berbuah setelah berusia sekitar 3 – 4 tahun. Setelah mendekati usia 25 tahun tanaman petai perlu diberi peremajaan.

Demikian artikel ini semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa

Untuk Info selengkapnya silahkan klik saja DISINI. Update harga polybag silahkan klik DISINI.
Sedangkan Cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami:
SMS/Call/WA: 08123-258-4950 | 0877-0282-1277 | 0852-3392-5564
Phone/fax: 031-8830487
Email: limcorporation2009@gmail.com

# Kunjungi juga blog kami tentang produk pertanian lainnya, di www.agrobis99.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *