Beginilah Bagaimana Cara Budidaya Kayu Manis

Please log in or register to like posts.
News

Kayu manis (Cinnamomum verum, sin. C. zeylanicum) merupakan tumbuhan penghasilkan rempah. Terkadang kayu manis dipakai sebagai penyedap rasa masakan karena kayu manis beraroma, pedas dan manis. Selain sebagai penyedap rasa kayu manis, karena kandungan zat yang bermanfaat juga dapat dijadikan obat seperti menurunkan kadar gula darah, dll.

Warga indonesia yang melangasungkan budidaya tanaman kayu manis ini pun tidak banyak, sehingga dapat dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan karena masih memiliki sedikit pesaing. Berikut adalah Cara Budidaya Kayu Manis:

Syarat Tumbuh
Tanaman Kayu manis bisa berkembang denga baik pada ketinggian sekitar 0 mdpl sampai 2000 mdpl.
Tanaman kayu manis juga bisa berkembang dengan baik di daerah beriklim tropis basah dengan curah hujan sekitar 2000 hingga 2500 mm/th, Suhu yang baik sekitar 18°C hingga 27°C, Kelembaban tanahnya Sekitar 70% hingga 90%, serta Kebutuhan sinar matahari sekitar 40%-70%. Tmbuhan kayu Manis akan berkembang biak dengan baik pada tanah humus,berpasir, remah, latosol, mediterania, andosol, serta podsolik merah kuning dengan pH tanah sekitar 5,0 hingga 6,5.

Pembibitan
Benih yang hendak ditanam apabila berasal dari biji hendaknya berumur sekitar 8 bulan hingga 12 bulan dengan ketinggian sekitar 50cm-60cm. Apabila bibit bermula dari stek asalkan harus mempunyai ketinggian yang sama juga dengan bibit yang berasal dari biji.
bibit-kayu-manis.

Lahan Tanam
Area yang hendak di pakai untuk penanaman kayu manis kalau bisa dibersihkan terlebih dahulu lalu digemburkan dengan cangkul sebanyak 2x. Setelah itu buatlah lubang tanam dengan ukuran 50x50x50 cm atau 40x40x40 cm, tanah pada bagian bawah lubang dicampur dengan pupuk kandang dengan dosis sekitar 20 kg/lubang hingga 30 kg/lubang, kemudian lubang dibiarkan selama 2 hingga 3 bulan sebelum masa tanam.

Penanaman
Setelah lahan tanam sudah siap dan begitu juga bibitnya, lakukan penanaman. Untuk melakukan penanam kayu manis dapat dilaksanakan dengan memakai 2 sistem yaitu sistem monokultur dan sistem tumpangsari.
Melakukan penanaman dengan cara sistem monokultur atau melakukan penanaman 1 jenis tanaman saja dalam suatu lahan,jarak tanamnya sekitar 1,5×1,5 m sedangkan sistem tumpang sari atau menanam lebih dari 1 jenis tanaman dalam suatu lahan, jarak 2×2 m hingga 5×5 m. Waktu yang tepat untuk menanam adalah pada musim hujan.

Proses penanaman
letakkan bibit pada tengah lubang kemudian ditimbun menggunakan tanah galian lalu tekan kuat dan beri patok (untuk yang berasal dari biji). Sedangkan untuk yang berasal dari tunas dapat diperlakukan sama, hanya saja tunas ditanam agak miring. Jangan lupa kurangi jumlah daun sebelum bibit di tanam agar mengurangi penguapan dan tunas baru dapat tumbuh.

Demikian artikel yang membahas tentang Bagaimana Cara Budidaya Kayu Manis, semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel selanjutnya. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *