Cantiknya Bunga Matahari… Cara Tepat Budidaya Tanaman Bunga Matahari

Please log in or register to like posts.
News

Helianthus annuus L adalah nama latin dari Bunga Matahari yang merupakan tanaman semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik dikenal sebagai tanaman penghasil minyak ataupun tanaman hias. Bunga tanaman ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30cm). Bunga matahari ini sebenarnya termasuk bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap ke arah matahari atau heliotropisme. Bunga matahari sangat tergantung dengan adanya matahari, karena hal itu bunga matahari sangat cocok ditanam pada area yang panas sehingga mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup.

  • Pilih lahan terbuka

Didalam Anda menanam bibit bunga matahari akan lebih baik jika Anda pilih lahan terbuka karena bibit bunga matahari akan tumbuh subur dengan jauh lebih cepat pada kondisi yang dipenuhi siraman cahaya matahari. Ada baiknya Anda tanam biji bunga matahari dengan media lubang maksimum 1,5 cm dengan tanah yang mengandung humus baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman nantinya.

  • Perhatikan jarak tanam bibit bunga matahari

Pada saat proes penanaman jangan lupa untuk memperhatikan jarak tanam kurang lebih 45 cm. Dengan jarak yang tepat maka akan membuatnya lebih longgar dan bisa mempercepat pertanaman dari bunga matahari itu sendiri. Untuk penanamannya Anda dapat masukkan 2 benih biji bunga matahari sekaligus ke dalam sebuah lubang.

Banyak orang yang menanam atau membudidayakan tanaman bunga matahari, tapi dengan tujuan yang berbeda-beda ada yang hanya untuk sekedar sebagai tanaman hias, untuk pakan ternak, untuk memproduksi kuaci, ataupun untuk memproduksi minyak. Bagi kalian yang ingin menanam atau budidaya matahari untuk tujuan tersebut, berikut adalah caranya :

Syarat Tumbuh
Tanaman bunga matahari sangat menyukai tempat yang terkena sinar matahari dengan penuh, tanah yang hangat dan subur dengan pH sekitar 6 sampai 7,2.

Sebelum melakukan penyemaian pilih terlebih dahulu jenis atau varietas bunga matahari yang akan ditanam. Setelah menentukan jenis benih bunga matahari yang akan ditanam, selanjutnya siapkan media tanam berupa tanah gembur yang sudah dicampur dengan pupuk kandang, setelah itu masukkan media tanam pada media semai berupa polybag atau lainnya.
Biji bunga matahari memiliki bentuk bulat telur pipih dengan bagian bawah membulat dan bagian atas meruncing. Lakukan penyemaian benih bunga matahari dengan meletakan benih bagian runcing pada bagian bawah, lalu tekan benih pada media semai hingga hanya sedikit dari bagian tumpul atau yang membulat terlihat. Setelah melakukan persemaian, lakukan penyiraman dengan sistem semprot karena apabila media tanah tergenang maka akan menyebabkan benih akan membusuk. Benih akan berkecambah pada hari ke 3 sampai 4 setelah dari proses penyemaian yang ditandai dengan kulit biji terangakat dan sudah muncul akar. Pada hari ke 7 hingga 10 bibit sudah mulai berdaun 2 hingga 3 helai dan tinggnya sudah sekitar 5 cm hingga 7 cm, jika sudah begitu benih sudah dapat di pindahkan pada media pot atau tanah.

  • Penanaman

Lahan untuk melakukan penanam bunga matahari di buatlah lubang dengan kedalaman sekitar 50 centimeter. Isi 1/3 bagian dari lubang dengan tanah gembur yang telah dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingansekitar 1:1. Selanjutnya bibit diambil lalu ditanam kedalam lubang tanam kemudian timbun hingga tertutup bagian pangkal batangnya sekitar 1cm – 2cm. Jika menanam lebih dari 1 bunga pastikan jarak tanamnya sekitar 1 meter. Jika menanam menggunakan pot atau polybag ,pastikan pot atau polybag tersebut memiliki bagian dasar untuk drainase. Berimulsa pada media tanam dengan dedaunan kering agar agar mencdcah kelembapan tanah. Lakukana penyiranam minimal 1x sehari.

  • Perawatan

Pada saat tanama sudah berumur 1 atau 2 bulan Lakukan pemupukan menggunakan pupuk kandang atau juga bisa menggunakan NPK dengan dosis 25g-30 gr/tanaman atau juga dengan ZA dengan dosis 25 gr/tanaman (pada umur 1 bulan) atau juga bisa menggunakan TSP (pada saat tanaman berumur 1,5 bulan).
Bunga matahari akan mulai berbunga pada umur 3 bulan, untuk 1 batang tanaman dapat menghasilkan bunga sekitar 10 sampai 12 bunga. Tanaman yang sudah memiliki tinggi 1 meter beri tanaman ajir atau penopang tanaman berupa batang bambu.
Untuk penyiraman tanaman bunga matahari dapat dilakukan 2x dalam sehari yaitu pagi dan sore hari, namun semakin tinggi tanaman maka kurangi debit penyiraman.

Selain untuk tanaman hiasan, bunga Matahari ini memiliki khasiat yang baik untuk tubuh kita seperti :
1. Bunga : Hipotensif, nyeri lambung (gastric pain), antipiretik, menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa nyeri (analgetik), nyeri haid (dysmenorrhoe), kosmetik (mencegah penuaan dini), sakit kepala, sakit gigi, sakit perut, tekanan darah tinggi, radang payudara (obat luar), radang persendian (obat luar), dan sulit melahirkan.
2. Akar : Menghilangkan nyeri, anti inflamasi, analgesik, antitusif, diuretic, batuk, batu ginjal, bronkhitis, keputihan (leucorrhoe), peluruh air seni, pereda batuk, dan anti radang.
3. Daun : Anti inflamasi, analgesik, antipiretik, anti radang, mengurangi rasa nyeri, dan anti malaria.
4. Biji : Sakit kepala, anti dysentery, merangsang pengeluaran cairan tubuh (hormon, enzym, dll.), membangkitkan nafsu makan, merangsang pengeluaran campak (measles).
5. Sumsum dari batang dan dasar bunga (reseptaculum) : Menenangkan liver, merangsang pengeluaran air kemih, nyeri lambung, air kemih bedarah (hematuria), ari kemih berlemak (chyluria), kanker lambung, kanker esophagus, menghilangkan rasa nyeri pada waktu buang air kemih, dan malignant mole.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *