Cara Budidaya Tanaman Padi Dengan Pupuk Organik

Please log in or register to like posts.
News

Pembudidayaan tanaman padi ialah kegiatan bercocok tanaman padi yang meliputi dari pemilihan bibit sampai panen. Budidaya tanaman padi dengan menggunakan pupuk organik lebih sehat dibandingkan menggunakan pupuk anorganik yang mengandung zat kimia.

Adapun tahap-tahap budidaya tanaman padi dengan menggunakan pupuk organik adalah sebagai berikut:

Pembersihan Lahan
Pembersihan lahan untuk melakukan penanaman padi dilakukan untuk membersihkan lahan dari gulma dan sisa-sisa tanaman yang ada pada Setelah itu lahan disiram dengan Tricoderma cair sebanyak 0,5 liter dan dicampur dengan air sebanyak 200 liter kemudian biarkan selama 10-15 hari agar penguraiannya lebih baik.

Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah dilakukan dengan menggunakan cangkul dan traktor setelah 2 minggu pembersihan lahan. Saat tahapan ini gulma dipuntal lalu puntalan tersebut dibalik untuk mempercepat dekomposisi bahan organik. Kemudian dilakukan pengolahan tanah dengan tujuan untuk membalik tanah, memecah tanah, membelah tanah, dan meratakan tanah sehingga tercipta kondisi fisik, biologi, dan kimia tanah yang lebih baik.

Persemaian
Untuk persemaian dapat dilakukan pada bagian lahan yang dangkal, pembuatan ini dengan menggunakan jerami dan rumput-rumputan yang ada lahan persemaian. Kemudian ditaburi pupuk Petro organik lalu dipukul-pukul dengan telapak tangan agar pupuk merresap kedalam. Kemudian barulah benih – benih padi yang sudah berkecambahd ditabur di permukaan persemaian dan di tutup denan daun pisang selama 2 hari. Setelah persemaian berumur kurang lebih 3 minggu bibit sudah bisa dipindahkan ke lahan yang airnya dangkal. tujuannya untuk memacu pertumbuhan anakan, disamping itu menunggu air di lahan berkurang.

Baca Juga :
Budidaya Cabe Merah
Plastik UV Green House VATAN Daya Tahan Hingga 5 tahun
Cara Budidaya Tanaman Anggrek
Cara Budidaya Tanaman Hias

Penanaman
Penanaman bibit padi dilakukan setelah padi berumur 6 minggu setelah penyemaian dengan sistem tanam pagar 2-1 (legowo),dimana jarak antar barisan 1 dan 2 adalah 20 cm kemudian berilah jarak antar barisan 2 dengan 3 ialah 40 cm dan jarak dalam barisan adalah 10 cm. Setiap lubang ditanam 2 bibit per lubang.

Pemupukan
Pupuk yang diberikan adalah Agrobost sebanyak 3 liter. Untuk pemberian pupuk dapat di berikan sebanyak 4 kali yaitu pada awal tanam, 14 hari setelah tanam, 30 hari setelah tanam dan 45 hari setelah tanam. Dosis setia kali pemupukan 750 ml Agrobost dicampur dengan air sebanyak 150 liter.

Pemeliharaan
Pemeliharaan padi meliputi penyulaman dan penyiangan, penanganan hama dan penyakit tanaman. Penyulaman ialah melakukan penggantian pada tanaman yang tidak tumbuh atau mati dan dilakukan agar pertumbuhannya tetep seragam. Gulma yang berada disekitar tanaman dapat dibersihkan dengan cara dicabut dan penyiangan ini sebaiknya dilakukan pada sore hari.

Ada beberapa hama yang sering melakukan penyerangan terhadap tanaman padi ialah keong mas, penanganannya dilakukan secara manual dengan cara mengambilnya yang ada disekitar tanaman. Pengambilan keong mas ini biasanya dilakukan bersamaan dengan penyiangan gulma.

Panen dan Pasca Panen
Panen dilakukan 1 bulan setelah padi berbunga merata, sebagian besar sudah menguning dan tangkai merunduk. Alat yang digunakan untuk panen adalah sabit. Tanaman padi yang telah dipanen dapat anda kumpulkan pada tempat yang kering kemudian dirontokkan dengan menggunakan mesin perontok. Padi yang sudah dirontokkan tadi kemudian dijemur dibawah sinar matahari selama 3 hari atau sampai kering.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *